A nya Aneh

Mulai mengambil peran kembali ke barisan. Entah ini anugerah atau kutukan, yang aku tau aku kehilangan tujuan. Dipersimpangan jalan aku melihatnya memberi senyuman. Mulai saat itu aku menjadikan isi kepalanya tujuan. Sungguh aku ingin membelah belantara apa yang ia pikirkan. Manusia aneh yang aku temukan diantara manusia yang sama dengan kebanyakan. Ia menjadi merah ketika semuanya berwarna biru. 

Ada kuda yang terbang menabrak konstelasi orion menjadikannya unicorn bercula satu. lalu rembulan malam itu tak muncul karena kelelahan dan ia tak istirahat di wajahku. Maaf aku lupa memberi tau kamu sehingga tulisan itu masih rumpang kini. Lalu ijinkan aku melanjutkan cerita itu disini. 

Masih bertanya tentang apa yang ada di balik kepala. Masih mencari tau apa yang pertama kamu pikirkan kala pertama kali kamu membuka mata di pagi hari. Tidak aku tidak mengharap aku ada disana. Aku hanya penasaran apa yang pertama kali dipikirkan oleh manusia aneh sepertimu. 

Jangan bertanya kemana arah tulisan ini, biarkan imajinasi ini meliar berlari kesana kemari. Tak apa berlari kejauhan sebab peta langit tak pernah berhenti menuntun untuk sampai ke tujuan. Bukankah dunia ini adalah taman bermain raksasa? Di dalamnya kita bermain wahana bernama kehidupan. 

Lalu pada paragraf ini akan aku jelaskan tentang bagaimana caraku memandang dunia. Buram. Karena mataku minus lima dan kacamataku entah berada dimana. Barang itu kini tak sedang bertengger di ujung hidungku dan terselip di kedua telingaku. 

Aku tak pernah tau lagu yang kamu dengarkan kala sendu lalu ijinkan aku mendengar suaramu yang merdu. Aku tak pernah tau apa yang kamu lihat di bawah sinar rembulan di malam-malammu yang temaram. Aku juga tak pernah tau bagaimana caramu membunuh sepi, atau bagaumana caramu menangis kala seorang dini. Kalau boleh, tolong beri tau aku bagaimana cara monyet masuk ke telinga hingga setengah badannya sehingga ekornya melilit leher separuhnya.

Comments

Popular posts from this blog

Aponia

Aku Sayang Adi Sukoco

Tristis