Posts

Showing posts from July, 2023

Cerita Untuk Mo.

Selama ini.. aku memilih derita karena aku takut untuk mengakhiri cerita. Semua mulai menjadi bias, aku jatuh hati padamu atau jatuh hati pada kenangan yang sudah kita lalui. Memilih menjadi tulus hanya karena tetap bersemayam walau sudah berkali kamu abaikan. Pada kenyataan yang sudah tak wajib lagi kabari dan hidup sendiri-sendiri, bersembunyi di balik tiari hujan terasa lebih indah dari kenyataan.  Sekarang kamu memilih untuk menutup buku ketika aku tak berhenti menuliskan semua tentangmu. Kamu tetap diam tak lagi menawarkan cintamu lagi. Ini sulit bagiku, semua atasmu terasa sulit bagiku. Bayangmu yang masih ada dalam mimpi, membuat basah di pipi. Waktu yang belum terlalu lama namun tak terasa sudah sampai hari ini, dan menyadari semua yang telah terjadi, ini semua serupa elegi.  Per hari ini, setelah menyadari apa yang sudah terjadi, menangis lagi dan urutannya terus ulangi. Kini ku perkenankan kamu untuk berdiam dalam ketidak berdayaan melawan dunia. Aku persilahkan kamu...

Layang

Untuk Jodohku. Semoga kita lekas bertemu. Assalamualaikum sayang. Apapun yang sedang kamu lakukan semoga itu hal yang bermanfaat dan semoga kamu selalu baik. Kenalkan namaku sama seperti yang tertera di KTP. Siapapun namaku nantinya tetap akan dipanggil sayang juga. Usiaku tergantung di tahun berapa kita bertemu lalu saling berkenalan.  Aku pelupa, sedikit lalai, namun aku tidak bodoh. Kalau aku bodoh aku tidak akan memutuskan untuk melanjutkan hidup bersama kamu. Banyak hal buruk yang terjadi dalam hidupku. Beberapa orang datang ke dalam hidupku dan mengkacaukannya.  Ada yang meniduri janda kala masih menjadi kekasihku, ada yang perilakunya memicu naik asam lambungku, ada yang mengucap hamdalah padahal ia nasrani, ada yang hanya penasaran, ada pula yang beralasan konyol seperti aku terlalu keren untuknya dan ia minder.  Tapi aku juga melewati banyak hal baik juga. Ada yang menungguku selama sewindu, ada yang menerima bagaimanapun kondisiku,ada yang tidak pernah benar-ben...

Nelangsa Lorong Hostel

Melangkah dalam kehidupanmu, melangkah dan terus mencari tujuan. Sampai pada suatu tanya, masihkah hatiku di dalam hatimu kala kita tak bercinta lagi. Mungkinkah tercipta kembali saat kamu sedekat nadi. Semerbak aroma tubuh kita yang bergesekan, sehangat dekapan lengan kala di ketinggian. Meski kita sudah tidak bersama lagi. Malam semakin pekat tercipta sejuta lamunan, kala sendiri tersiksa rindu, asmara tercerai orang ketiga. Atau mungkin salah kita juga.  Walau tubuh sudah terpisah aku harap tidak ada yang berubah.  Setelah semua yang telah terjadi aku tidak akan memintamu untuk melakukan sesuatu kecuali pertanggung jawabanmu kala benih yang kamu semai bertumbuh subur. Walau jujur, bayangan kita sepanjang malam itu tak juga luntur dari pandangan dan ingatanku.  Mas, aku ga tau masih sayang kamu apa engga. tapi tiap inget kamu aku selalu ingin bertemu denganmu. Setiap ingat kamu aku rela menurkarkan segla pundi yang aku punya demi bisa bersamamu. Aku pernah berkata pada ...

Yellow Sign

Hai. ini aku manusia yang masih belum biasa biasa saja kepadamu. Aku masih ingin merawatmu dalam beberapa waktu pada hidupku. Aku yang selalu bertanya masihkah ada aku di hatimu, sudahkah kamu temukan yang baru, tanya yang tak pernah kamu jawab. tanya yang aku asumsikan sebagai "udah ga ada kamu dihatiku aku udah ada yang baru"  Memang benar selama kita bersama yang tak terlalu lama itu kamu banyak salahnya. Salah yang berulang kali aku maafkan. Sakit yang aku telan sendirian. Lalu sedih berkepanjangan.  Semakin mempertanyakan cara kerja semesta kala aku tau kamu dapat bertahan lama dan membahagiakan manusia lain yang bukan aku.  Semakin mempertanyakan cara kerja semesta, semakin lupa kalau aku harus baik-baik saja. Semakin larut dalam tanya, semakin lupa kalau aku sebetulnya tak membutuhkannya. Apa aku kurang lama memberi waktu pada diriku untuk bersdih? Apa aku sebetulnya belum sepenuhnya menerima?  Usah kamu merasa paling menderita. Disini ada anak manusia yang hi...