Posts

Showing posts from March, 2022

Messy Room

 Semuanya ini untuk kamu yang masih sibuk   Mendengar kasak-kusuk   Aku tau kamu sebenarnya juga tau   Aku mencium kamu yang bau  Di balik selimut ada sesuatu   Sesuatu sekeras batu   Sebentar lagi akan ku buka itu   Tapi matikan lampu dulu    

Kiw-kiw

Akan ku buka kalau aku mau Sudah tak usah kau katakan itu Aku maunya itu kamu Apakah kamu juga mau? Tidur dulu saja sayang Katanya lebih panas begitu Tak harus sama  Akan ku buat berbeda Menggelinjang Telanjang Kau terjang Setelah itu boleh pulang  Sayang

Hidup Kadang Pilihan Ganda, Kadang Esay

Menjalani hidup kadang terasa tak mudah. Tidak memiliki rencana pandangan hidup ke depan rasanya menjadi sebuah bencana. Namun banyak ide gagasan dalam menjalani hidup dan merangkai mimpi juga dibutuhkan kebijaksanaan dalam melakoninya, Harus mampu memilih dan bertanggung jawb dengan pilihan. Bukankah hidup adalah tentag memilih? Saat kamu lulus sekolah dasar paling tidak itu adalah pengalaman pertama memilih untuk menentukan hidup akan dijalani dengan bagaimana lewat memilih akan bersekolah SMP mana. Pilihan memang terkadang sulit. Manusia yang dapat memilih suatu pilihan adalah manusia yang beruntungkarena ada juga manusia yang selama hidupnya tidak memiliki kesempatan untuk memilih. Ia hanya hidup dibawah skenario yang sudah dirancang oleh orang yang katanya lebih tau apa yang terbaik untuk dirinya.  Menurutku tak ada pilihan yang buruk. Apapun yang kamu pilih dalam hidupmu pastilah tetap akan membawamu pada suatu jalan yang tak terduga sebelumnya. Siapa saja dapat memilih tidak...

Ke 11

                                              Kita bisa ngobrol lagi kaya kemarin ga si? Aku kangen.

Mari Berpelukan Wahai Manusia 20an

Sekarang kita manusia berusia 20an yang sedang resah dengan segala drama gundah gulananya, hal sederhana jadi rumit, yang ringan jadi berat, yang sudah diberikan masih kurang, banyak mengeluhkan apa yang sedang di jalani, repot mengais validasi dengan berbagai isi demi sebuah eksistensi.  Untuk semua jiwa yang sedang mengalaminya, tenang saja kamu tidak sendiri. Ada banyak manusia di dunia ini yang sedang memikul beban yang sama.  Menurut para ahli itu namanya quarter life crisis. Menurut orang tua asia itu namanya lemah iman kurang mendekatkan diri pada sang pencipta. Menurutku itu hal yang biasa dan pasti dialami oleh semua orang hanya cara melewatinya saja berbeda-beda. Menurutku pula pendapat ahli dan orang tua asia tak ada salahnya juga, barang kali diri kita ini memang sedang mengalami lemah iman di tengah quarter life crisis ini. Kalau menurutmu berbeda ya sah-sah saja, tidak ada yang benar atau salah dalam menilai hal ini.  Sedangkan kita bisa saja terlalu meroman...