Posts

Showing posts from February, 2021

Februari Sore Hari

     Pada akhir Februari saat sore hari. Aku semakin yakin jika aku nothing atasmu. Aku semakin percaya jika kemarin aku telah melakukan kesalahan yang tak biasa. Kesalahan yang mengantarkan aku pada kesakitan kini. Suatu hari di sore yang mendung, di kedai minuman milikmu aku bersama kawanku berkunjung. Aktivitas yang akhir akhir ini ingin sekali ku hindari. Ingin berkata tidak pada setiap ajakan sungguh aku tak sampai hati.       Naif, kata yang tepat menggambarkan aku kini. Dengan lugunya aku percaya jika kamu akan datang padaku entah kapankah itu. Aku jatuh cinta pada kemungkinan-kemungkinan tentang dirimu terhadapku. Aku jatuh cinta pada khayalan jika kamu akan selalu ada di setiap sepiku, setiap laraku, setiap mataku mengedip kamu tetap ada disana. Aku jatuh cinta pada kemungkinan "kalau kamu juga mencintaiku".       Kembali pada suatu sore mendung di akhir bulan februari. Mataku melihat kedekatanmu dengan kawanku. Setelah sel...

Hilang

Kemarin aku menemukanmu dalam keadaan bahagia. Namun tidak pada hari berikutnya. Kamu putus cintanya dengan dia. Tertawa bersama sampai aku tak tau kamu sedang terluka. Melangkah bersama aku kira aku dan kamu ini kita, ternyata kamu masih kepadanya dan aku tetap pada kesendirian. Kemarin aku dan kamu bicara tentang semua, meluruskan apa yang selama ini bengkok di mataku. Gempita di hati seketika sunyi, walau sebelumnya sorai sedih mulai menggema.  Aku memutuskan untuk beranjak pergi, namun aku sendiri yang kembali lagi. Berkali aku mengecek last seen di akun chat itu, berkali aku membuka room chat kalau-kalau kamu sudah membalasnya dan aku tak tau, upayaku membisukan notifikasi chatmu terasa sia-sia kini. Namun tidak dengan seminggu yang lalu, aku merasa bisa hidup tanpamu, bisa tidak dengan segera menyambut pesanmu. Namun tidak setelah bertemu denganmu setelah kejadian itu, namun tidak setelah kamu menepuk dahiku karena ada nyamuk disana, tidak setelah aku selalu sibuk memikirkan ...