Februari Sore Hari
Pada akhir Februari saat sore hari. Aku semakin yakin jika aku nothing atasmu. Aku semakin percaya jika kemarin aku telah melakukan kesalahan yang tak biasa. Kesalahan yang mengantarkan aku pada kesakitan kini. Suatu hari di sore yang mendung, di kedai minuman milikmu aku bersama kawanku berkunjung. Aktivitas yang akhir akhir ini ingin sekali ku hindari. Ingin berkata tidak pada setiap ajakan sungguh aku tak sampai hati. Naif, kata yang tepat menggambarkan aku kini. Dengan lugunya aku percaya jika kamu akan datang padaku entah kapankah itu. Aku jatuh cinta pada kemungkinan-kemungkinan tentang dirimu terhadapku. Aku jatuh cinta pada khayalan jika kamu akan selalu ada di setiap sepiku, setiap laraku, setiap mataku mengedip kamu tetap ada disana. Aku jatuh cinta pada kemungkinan "kalau kamu juga mencintaiku". Kembali pada suatu sore mendung di akhir bulan februari. Mataku melihat kedekatanmu dengan kawanku. Setelah sel...