Posts

Showing posts from August, 2025

Harusnya Tiga Saja

Satu tambah satu sama dengan empat Berharap jadi yang terakhir Namun apa yang dimulai harus berakhir Realita yang membuatku tak berhenti mengumpat Belahlah dadaku disana masih ada kamu Pecahlah kepalaku disana masih ku rapal namamu Satu-satu kau kemasi barangmu Tak cukup semalam ku menata hatiku Harusnya ku pilih tiga Atau bahkan tak saling sapa saja Jabat tangan yang kemarin  Membawaku pada patah hati paling kering Di kepala lainnya... Sungguh ia sudah melakukan perjudian paling nekad Bertaruh dengan hidupnya, dengan usianya  Padahal belum tau apa yang ada di depan sana Sampai waktunya sudah habis, dan kalah Ternyata kita sudah saling meninggalkan  Sejak pertama ada keraguan  Bertahan termakan harapan  Mungkin esok ada cincin  Tapi tidak. Maaf Maf Ma M