Dua Hari Tentang Kamu
Hari ini hujan turun sejak siang tanpa henti. Membuat kamu tetap di rumah untuk bersembunyi. Hari ini kita tidak bertemu. Aku mulai menulis ini saat masih siang saat hujan, yang saat ini kamu sedang mengamplas gitar. Dan aku sibuk menyusun program kerja untuk organisasi kampusku. Menyenangkan sekaligus menyesakkan. Aku senang kita masih saling ingat disetiap kesibukan, sekaligus sedih memngingat kamu bisa saja pergi dan abai. Jika ini berakhir, aku bersumpah itu yang mengakhiri adalah kamu. Sebab aku tidak akan pernah mudah beranjak dari tempat yang sudah ku anggap rumah. Aku dengar kamu jarang membaca buku, untuk menambah wawanmu aku akan memberi tau kamu tentang suatu informasi, "aku mencintaimu dan ingin selalu bersamamu". Aku hanya memberi tau saja sih masalah kamu membalas atau tidak itu bukan urusanku. Sebab aku sadar jika aku bukan orang yang kamu nanti. Sebab aku tau, isi kepalamu dan semua semestamu tidak milikku. Aku masih menantikan akhir bahagia, walau nant...