Posts

Showing posts from May, 2021

Fana

      Kini kita semakin asing, aku menjadi tidak mengenalmu dengan baik seperti sebelumnya. Atau memang kita memang seharusnya begini? Lalu tugas apa yang tengah kita emban setelah kita dipertemukan? Karena aku percaya setiap pertemuan selain akan berpisah pada akhirnya, memiliki beban tugas yang harus dikerjakan. Tentu tidak untuk saling menyakitu bukan, sebab Tuhan lewat tangan semesta tidak sekejam itu.        Kamu kini tampak sibuk dengan dunia barumu sedang aku yang masih di lingkaran yang sama selalu mendamkanmu. Kamu yang sedang berlari cepat mengejar mimpimu kini aku tertinggal yang padahal sebelumnya aku ini menjadi manusia yang haus perubahan. Aku rusak, aku terkoyak karena diriku sendiri. Menjadi manusia yang mencintai manusia lainnya lalu setelahnya bisa begitu sangan membencinya sangat tidak menyenangkan.        Untuk kamu, tolong luluh agar kita dapat bersama atau beri tahu aku bagaimana cara memangkas harapanku padamu...

belum ada judul

Aku terkoyak, rubuh luluh lantak. Aku terhambur, hilang melebur Aku rusak, seluruhnya tak hanya sepetak Aku terjebur, tergulung ombak berdebur.  Dibawah teduh langit yang rindang bagi para gelandang  Aku menengadah memintamu untuk cepat pulang  Di tanah lapang yang luas di antara ilalang  Aku merebah menyerahkan diriku untuk kau cupang, telanjang 

selamat lebaran

 Selamat hari lebaran. Aku senang semalam kita menghabiskan malam takbir bersama. Tapi kamu tampak lelah, lesu, lunglai, anemia kah? Aku melihat kamu tampak sibuk dengan handphonemu, mungkin sibuk membalas belasan chat dari wanita-wanita lainnya. Saat ku tanya kabarmu, katamu kamu sedang tidak baik-baik saja. Setelahnya ku tanya mengapa, kamu tak mau cerita. Dan kamu benar, aku selalu melakukan hal-hal yang tidak pernah kamu minta. Ah, aku yang menyedihkan.        Untuk kamu manusia yang selalu diharapkan datangnya oleh siapa saja, entah apa yang membawaku pada perasaanku yang dulu, aku kembali sedang kamu mulai beranjak pergi. Aku jadi lebih sering membencimu, lalu setelahnya aku mencintaimu. Aku jadi sibuk merutukimu, lalu setelahnya aku memikirkanmu dan itu sangat mengganggu.        Hari ini, kamu melewatkan sholat ied sepertunya sebab pukul delapan kamu baru saja terbangun, dan seperti biasa kamu telat membalas pesan dariku. Aku mulai jen...

selamat, ini tahunmu.

    Ini khusus buat kamu. Sepertinya ini menjadi tahunmu ya, tahun ini kamu mendapat kerja, tahun ini kamu bertambah berat badannya, tahun ini tulisan tentangmu menjadi most popular tulisan di blogku. Ah yang point terakhir sepertinya tidak begitu penting sih hehe. Semoga hal-hal baik lainnya datang padamu juga padaku, aamiin. Walau awal tahunku kali ini terasa berat, tapi tidak akan ku ceritakan disini, mungkin di bagian lainnya karena saat ini aku hanya akan mengulas tentang kamu saja.  Tapi di tengah bahagiamu, di tengah cemerlangmu saat ini aku benci padamu. Aku merasa kamu sudah tidak menyenangkan lagi, aku juga merasa kamu lebih dekat dengan temanku ketimbang denganku. Iya aku sangat tahu seharusnya cemburu tidak ada dalam cerita ini tapi aku merasakannya. Aku jadi ingin membakar ia, temanku yang selalu dekat denganmu.        Aku juga sebentar-sebentar sayang padamu, sebentar-sebentar aku membencimu dengan hebat, lalu disaat yang lainnya aku begi...