Posts

Showing posts from June, 2024

Sniwde

Mulai malam itu aku tersadar kembali kalau Semarang tak seburuk itu. Melihat sudut kota dan kehidupan serta mereka yang mencari penghidupan. Memantik rasa syukurku hidup kembali. Malam itu seusai aku menonton band kesukaanku, Perunggu. Aku merilis dopamin yang meluap di tubuhku. Rasa senang dan energi yang dikeluarkan berlebihan, membuat ku lapar. Untuk sementara aku menyandarkan tubuhku di parkiran dan menyelonjorkan kakiku.  Lalu, ia datang. Edwin. Malam itu adalah pertemuan kedua ku dengannya. Ia merubah gaya rambutnya. Dengan kaos band dan tas kesayangannya terselempang di bahunya. Ia datang mendekat yang awalnya ku kira itu petugas keamanan yang mau mengusirku. Walau ia merubah rambutnya, ada yang tak pernah berubah darinya. Ia masih menyenangkan seperti sejak pertama kali aku bertemu.  Diajaknya aku ke tempat makan soto, atas permintaanku. Disana ia menuliskan sesuatu di buku catatan yang selalu aku bawa kemanapun aku pergi. Katanya, "dibaca nanti pas di rumah".  Se...