Sampai pada akhirnya

Aku tidak akan bertanya apapun mengenai mengapa kamu memilih menyudahi hubungan ini. Hubungan yang sudah kita pilih untuk kita lakoni bersama. Aku tidak akan menerka apapun. Bahkan mengenai seperti apa rupanya, apakah ia lebih cantik, lebih pintar, lebih lembut, atau tentang bagaimana postur tubuhnya, seberapa besar buah dadanya. 
Aku tidak akan membandingkan dengan apa yang ada pada diriku.Kamu yang meninggalkan aku mungkin karena aku kehilangan sesuatu yang dulu pernah membuatmu jatuh cinta padaku. Karena jatuh cinta tidak perlu membutuhkan alasan begitu pula tentang meninggalkan bukan?
Pada kenyataannya kamu sudah tidak menggenggam tanganku sekarang. bekas ruam perlahan mulai memudar.Ketika sudah tidak bersama lagi setidaknya aku masih bisa merindukan dan kecewa pada waktu yang bersamaan.  
Sampailah kini di persimpangan yang penuh lalu lalang. Aku mulai mendengar orang-orang yang membicarakanmu. Bisikan berubah menjadi teriakan yang memenuhi gendang telinga. Aku pun juga tak mendengar apapun dari dadamu. Karena kamu turut memudar diantara keramaian. Sampai saat ini aku tak pernah tau makna diammu terhadap ramai, kadang matamu tampak sedikit abai. 

Ada yang ingin ku sampaikan padamu. Aku minta maaf kala aku mulai jatuh hati padamu segalanya menjadi kurang baik. 
  

Comments

Popular posts from this blog

Aponia

Aku Sayang Adi Sukoco

Tristis