selamat lebaran
Selamat hari lebaran. Aku senang semalam kita menghabiskan malam takbir bersama. Tapi kamu tampak lelah, lesu, lunglai, anemia kah? Aku melihat kamu tampak sibuk dengan handphonemu, mungkin sibuk membalas belasan chat dari wanita-wanita lainnya. Saat ku tanya kabarmu, katamu kamu sedang tidak baik-baik saja. Setelahnya ku tanya mengapa, kamu tak mau cerita. Dan kamu benar, aku selalu melakukan hal-hal yang tidak pernah kamu minta. Ah, aku yang menyedihkan.
Untuk kamu manusia yang selalu diharapkan datangnya oleh siapa saja, entah apa yang membawaku pada perasaanku yang dulu, aku kembali sedang kamu mulai beranjak pergi. Aku jadi lebih sering membencimu, lalu setelahnya aku mencintaimu. Aku jadi sibuk merutukimu, lalu setelahnya aku memikirkanmu dan itu sangat mengganggu.
Hari ini, kamu melewatkan sholat ied sepertunya sebab pukul delapan kamu baru saja terbangun, dan seperti biasa kamu telat membalas pesan dariku. Aku mulai jengah dengan ritme kita yang seperti ini. Aku ingin marah tapi untuk apa, tapi pada siapa, dan mengapa aku marah. Aku porak-poranda. Lagi.
Comments
Post a Comment