Fana
Kini kita semakin asing, aku menjadi tidak mengenalmu dengan baik seperti sebelumnya. Atau memang kita memang seharusnya begini? Lalu tugas apa yang tengah kita emban setelah kita dipertemukan? Karena aku percaya setiap pertemuan selain akan berpisah pada akhirnya, memiliki beban tugas yang harus dikerjakan. Tentu tidak untuk saling menyakitu bukan, sebab Tuhan lewat tangan semesta tidak sekejam itu.
Kamu kini tampak sibuk dengan dunia barumu sedang aku yang masih di lingkaran yang sama selalu mendamkanmu. Kamu yang sedang berlari cepat mengejar mimpimu kini aku tertinggal yang padahal sebelumnya aku ini menjadi manusia yang haus perubahan. Aku rusak, aku terkoyak karena diriku sendiri.
Menjadi manusia yang mencintai manusia lainnya lalu setelahnya bisa begitu sangan membencinya sangat tidak menyenangkan.
Untuk kamu, tolong luluh agar kita dapat bersama atau beri tahu aku bagaimana cara memangkas harapanku padamu. Aku lelah mengulang kesalahan yang sama, memang ini tidak tergesa namun ini terlalu lama. Padahal sudah ku tulis semuanya, kamu masih saja tak mengerti. Mau sampai kapan? sampai tulisan terakhirku sebelum aku melupakanmu kah?
Apa kita sudah mulai bosan? tolong katakan yang sebenarnya agar aku juga tidak perlu lagi berbohong. Usia kita tidak lagi 10, kita sudah bisa melakukan apa saja atas dan untuk diri kita. Kita bisa melakukan apa saja, kita bisa melakukan sesuatu. Kita juga bukan pula remaja yang penuh hip hip hura, sudah waktunya mengenyam duka juga. Namun kita tetap bisa bahagia hanya dengan melihat matahari terbenam bersama, atau berbincang melihat bintang sampai pagi.
Jika sekiranya memintamu untuk tetap disini terlalu menyulitkanmu, pergilah. Jangan tetap disini untuk memperpanjang harapan. Atau semua ini ternyata karena aku yang menahanmu pergi, atau sebenarnya memang kamu sudah pergi namun aku saja yang masih berusaha menghidupkan kamu dengan sisa sisa harapan dan euforia kehangatan masalalu, atau jangan-jangan kamu ini hanya tumbuh dalam bayang-bayangku saja, atau kamu memang tak nyata dan kamu ini sebenarnya tak ada.
Comments
Post a Comment