Sirine
Kepada perempuan manapun yang juga sedang mencintai kekasihku kini. Bila kamu mencintainya lebih dari aku dan merasa lebih pantas bersamanya, maka ambillah. Ia milikmu bahkan sejak pertama kekasihku menggodamu. Sejak saat itu pula ia sudah kehilanganku. Aku tak tertarik untuk merebutkan lelaki dan bahkan jika aku menang pun aku tidak bangga.
Kepada perempuan manapun yang juga sedang mencoba merayu kekasihku kini. Aku sarankan kepadamu untuk berpikir lagi sebelum mengambil kekasihku. Mampukah kamu menjaganya sebab aku bisa saja mengambilnya lagi sewaktu-waktu bila kamu tak cukup baik merawatnya.
Kepada lelaki yang kini menjadi kekasihku namun sampai sekarang aku tidak tau siapa nama lengkapmu dan kapan tanggal lahirmu. Aku telah memaklumi dan menerima bahkan mempersiapkan segala kurang yang ada padamu. Meski begitu kala sesuatu terjadi aku tak pernah siap akan itu.
Banyak yang lebih ayu, banyak yang lebih pandai merayu, banyak yang suaranya lebih mendayu. Semua terserah padamu. Semua kendali ada padamu. Suatu saat bila kamu berada di persimpangan antara aku atau wanita lainnya, pergilah dengan wanita itu. Sebab kamu sudah kehilangan aku sejak mempertimbangkan diriku atau wanita itu.
Sebelum kita berpisah aku akan mengucapkan terimakasih karena aku tak mudah. Sebelum bersamamu aku terus melaju tanpa tuju. Singgah dan berpisah sesuka hatiku. Semenjak hatiku kamu yang menangkan akhirnya bayangan itu tak hanya sekedar angan.
Kala kamu tau aku mencintaimu, kamu tak perlu berpura-pura mencintaiku. Merasa paling diperlukan dalam kehidupan seseorang. Aku jatuh cinta dengan waras. Tak usah kamu cemaskan aku. Jangan membuatku malu karena kamu berbuat begitu.
Comments
Post a Comment