urap 2019

               
Hai. saat kamu membaca tulisan ini berarti aku sudah lulus sma dan sudah berani.iya berani bilang kalo aku jatuh cinta sama kamu.oke,rap jadi gini ceritanya.....

Waktu itu,sore hari tepatnya saat penutupan acara mos SMA.aku yang saat itu sedang lelah mataku menangkap bayang sosokmu.lelaki jangkung berkulit putih bermata minimalis namun tatapnya tajam dan mengendalikan.oke semenjak itu aku jatuh cinta padamu.saat aku resmi menjadi siswa SMA.
Iya...kisah cintaku ini hanya jalan ditempat yang membedakan hanya frekuensi detak jantung tergantung seberapa dekat aku berjalan di sebelah mu.
Di tahun pertama SMA aku benar benar gugup saat berada didekatmu jadi kalo kamu ingat,lihat aku dan aku bertingkah aneh itu tandanya aku sedang menyembunyikan detak tak beraturan.bicara denganmu terhitung jarang,karena memang kamu juga jarang masuk sekolah.yaaa... ditahun pertama tidak banyak interaksi tapi sekalinya ngobrol senengnya masih terasa berhari hari *maklum boo kan lagi kasmaran
Tak terasa tahun pertama terlewati dengan penuh drama kasmaran.

Lanjut tahun keduaku waktu SMA aku dan kamu mulai deket hanya sebatas haha hihi saling sapa.Aku tak banyak ingat tentang cerita kita waktu di tahun kedua ini.Yang aku jelas ingat adalah aku yang masih mencintaimu.Aku ingat di tahun kedua ini awal kita chatingan.Aku ingat sore hari saat aku sedang bersama temanku satu notif nomor tak di kenal mengirim pesan.tanpa perlu memastikan dua kali aku yakin itu kamu karena aku hafal betul foto profile itu.Waktu itu kamu ngechat tanya tugas ekonomi.ya dan berlanjut tapi masih aja muter muter tentatang tugas sekolah.tapii ga papa,aku cukup senang.mulai itu kita mulai akrab.Masuk kelas dua semester dua,kita tambah akrab dan kamu duduk tepat di belakangku.

Formasi kamu duduk di belakangku berlanjut sampai kita masuk tahun ke tiga SMA,disitulah kita mulai akrab akrab akrab banget sampai tiada hari tanapa ngobrol sama kamu.tapi seakrab akrabnya kita aku tetap tak tau isi hatimu.Aku tau kamu punya pacar tapi itu ga masalah.karena itu diluar urusanku.kan urusanku cuma aku yang suka kamu terus nulis cerita sama puisi buat kamu.apa aku menyedihkan? entahlah.

Singkatnya aku masih mencintaimu tak peduli selama apapun dan setak pedulinya kamu.aku tetap aku yang keras kepala untuk tetap mencintaimu.kata mereka aku berhenti saja namun aku tak selemah itu dan kamu tak seremeh itu untuk mudah dilepas,hempas,lalu lupakan.ya walaupon sampai saat ini aku dan kamu masih gini gini aja.. ga ada kemajuan.tapi aku menikmatinya.aku menikmati setiap luka,setiap rindu,setiap bayangmu yang selalu hadir di masa kini pun kamu sudah dari masa abu abu lalu.


Comments

Popular posts from this blog

Aponia

Aku Sayang Adi Sukoco

Tristis