ketika abu abu berubah menjadi biru

       di pagi saat matahari belum menampakkan dirinya,aku sudah terbangun untuk melaksanakan kewajibanku untuk solat subuh.setelah solat,rutinitasku berlangsung seperti biasanya.aku mandi,setelah mandi,persiapan untuk sekolah dan sarapan dan di lanjutkan untuk sarapan.setelah sarapan ya pasti berangkat sekolah.
pagi itu setelah aku sudah berseragam rapi dan siap untuk makan.dan aku mengambil segelas susu yang telah di buatkan ibu untukku.lalu aku berjalan menuju meja di ruang tivi.dengan niatan aku menikmati sarapanku di sana.satu gelas susu mendarat dengan manis di atas meja.dan aku sudah siap untuk melahap makananku yang telah ada di piring yang telah aku pegang.dan...aku melihat si bobi,kucing peliharaan keluargaku naik ke atas meja tepat di sebelah gelas susuku itu.otomatis aku panik dan langsung menggeser gelas yang berisi susu coklat hanyat itu.namun ternyata keala si bobi iu sudah masuk ke dalam gelas susu dan alhasil,susu itu tumpah mengenai rok seragamku.oh sungguh sial aku di pagi itu.ku lihat jam ternyata sudah menunjukan pukul setengah tuju,dan perjalananku dari rumah sampai sekolah kira kira setengah jam.aku sudah sangat panik waktu itu.ibuku dengan sigap menenangkanku dan menuyruhku melepaskan rok seragamku itu.lalu ibu dengan telaten mengusap rok yang kena tumpahan susu denagn air lalu menggosoknya.namun aku sudah terlanjur panik dan,jam sudah mepet sekali.kalo menunggu rok itu selesai di setrika hingga kering pasti sudah tidak samai waktunya.kalo mau bolos?oh tidak!!! sayang sekali jika melewatkan pelajaran di hari senin itu.dan akhirnya,dengan saran ibu aku memkai rok hw yang warnanya biru mirip rok anak smp.
alhasih aku sekolah dengan mengenakan seragam putih biru namun dengan bet sma.sungguh memalukan hari itu.yang bikin ga bakal lupa dengan pengalaman ini adalah dari awal aku keluar rumah hingga aku mausk ke dalam kelas,tiada henti orang yang menertawaiku dan mungkin memandang aneh kepadaku.penyiksaan tak berhenti di situ saja,selama elajaran full aku hanya duduk berdiam diri di kelas dan tak berani keluar dari tempat dudukku karena aku merasaka malu yang sangat malu.dan aku menahan lpar jugakarena selama di sekolah aku tidak makan sama sekali.penderitaan menahan malu yang sangat masih berlanjut saat aku berjalan pulang.di karenakan letak kelasku yang berada di ujung sekolah dan di lantai dua,kalo mau menuju gerbamg pasti harus melewati lapangan sekolah dulu yang segede gaban dulu baru sampai di gerbang sekolah.
dan,ketika bel pulang berdentang di situlah aku mulai sangat tersiksa.dan dengan segala keberanian yanhg telah aku kumpulkan selama di kelas tadi,juga berusaha memasang muka gedek untuk menahan malu.akhirnya dengan langkah cepat dan muka sok cuek aku melenggang melewati tengah lapangan dan dalam keadaan sangat ramai.yaiyalah,namanya aja juga bubaran sekoalh. ku abaikan suara jejeritan yang menjijikkan yang di tujukan kepadaku.dengan tampang yang masih sok cuek aku berhasil menuju gerbang sekolah dan menyebrang jalan dengan haraan ingin sampai rumah dengan cepat dan selamat dan agar penderitaan ini cepat selesai.
eh,iya lupa cerita kalo waktu pagi itu,waktu bobi numpahin susu dan kena rok seragamku,aku langsung murka kepadanya.dan aku mengambil sepatu milik ibu dan langsung ku pukulkan ke badannya juga ku tendag badannya dan ku injak badannya juga.tapi ya juga enggak semengerikan aa yang kalian bayangin kok.tapi ya maklu juga namanya aja orang emosi jadi ya gitu jadinya.btw,aku habis marah ke bobi kayak gitu aku udah minta maaf kok ke dia.
em...mungkin sekian dulu saja cerita dari saya.maaf kalo masih belepotan dan jauh dari kata sempurna,namun setidaknya aku telah mencoba.    

Comments

Popular posts from this blog

Aponia

Aku Sayang Adi Sukoco

Tristis